Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Hidup Dunia Dengan Kematian

 

Hidup Dunia Dengan Kematian

Pendahuluan :

Ngawiti ingsun ing dalem basmallah

Puji dan syukur kehadirat allah yg maha esa ,yg telah menciptakan seluruh alam hingga kita dapat bernafas panjang

Sholawat beserta salam tidak lupa kepada rosulullah SAW.tidak lupa kepada keluarganya shobatnya tabiat tabiinnya ulamul’amilinnya hingga kepada kita selaku umatnya.

Pertama yg paling utama pastinya kita tak terasa hidup kita mulai berlanjut , tidak berasa kemarin kita di bangku kelas sekarang kita di bangku pemerintah ,yg dulunya pacaran ,mabuk dan lain lain tidak terasa yeah sekarang kita hidup bahagia tanpa minuman keras,begitulah hidup dengan keimanan dan aqidah ,ketika kita yakin kepada allahSWT,pastinya kita yakin akan mendapatkan pertolongan dari allah ,ada juga yg di beri halal malah ingin yg haram ,kenapa ? kan aneh sampai di tawarkan hijab malah menolak ,seolah olah seperti kebon binatang.hal seperti ini adalah hal yg paling aneh di dunia ,karna sifat seperti ini adalah sifat binatang,justru oleh itu kita harus kuatkan dan kokohkan iman dan aqidah kita karena kata papatah berbicara

                                                                                    

Iman

“Di ucapkan di dalam hati melalui lisan”

 

Ketika iman kita tiada maka hati kitapun tiada dalam artian kita itu seperti halnya orang gila yg akal pikiran mekanismenya jalan jasmaninya gerak dan rohaninya tidak ada , pentingnya iman itu di situ,ketika kita kebingungan dalam keraguan kita , jadi tidak ada salahnya ketika kita yakini iman itu dengan apapun dan apa adanya,iman itu seperti halnya pisau yg tajam,yg bisa melukai seseorang tanpa di sengaja,begitu pula jika kita tidak mempunyai iman tak ada daya untuk berkuasa megetahui seluruh jiwa ini.


 

 

Aqidah

عقعد امان

Aqidah

Jika kita tidak menggunakan aqidah kita sebagai benteng keyakinan maka lapurlah keikhlasan kita untuk berbuat sesuatu karna sejatinya aqidah itu terbentuk dari keyakinan yg pasti ,yg menghakikatkan Allah SWT. Itu ada dengan eksistensialnya allah itu terlihat akan tetapi dengan esensi kita hanya dapat meraba saja bahwa sanya allah itu ada ,apabila kita tidak meyakini dan mengimani maka lupur lah kita dalam artian murtad patekadandan lisan wajib balik lagi syahadat kepada allah yg bunyinya

 

اشهد ان لا الا الله واشهد ان محمد ارسول الله

“Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain allah,dan aku bersaksi tiada nabi selain nabi muhammad”

Wajib bagi mu’min yg iman bersyahadat lagi ketika mengalami murtad patekadan dan lisan.

Dan wajib bagi mu’min untuk bertasdek atau ikrar kepada allah swt yg bunyi :

ر ضيت با لله ربا وبا لا سلام دينا وبا محمد نبييا وررسولا وبا القران أماما وبالمؤمنين اخوانا

Aku ridho allah sebagai tuhanku,agama islam sebagai agama ku ,nabi muhammad adalah utusan allah,dan qur’an sebagai pedoman dan orang orang mu’min sebagai saudara.

 

Jadi pentinglah bagi orang mu’min untuk beri’rar kepada allah agar tali bai’at kepada allah samapai kepada ridho dan rahmat allah,begitu pula ketika kita tidang ikrar kepada allah maka kita tidak akan di akui hamba dan umat kanjeng nabi muhammad SAW.bagaimana cara di akui bahwa sanya agama islam agama kita dan nabi muhammad utusan allah swt? Yaitu dengan cara iman beraqidah dan ikrar kepada allah ,dan deduksi dari semuanya itu adalah syarat syarat iman kepada allah agar kita lebih taat lagi ibadah kepada allah karna sejatinya allah mengatakan :

Wama kholatu jinna walingsa illa liya budun

وما خلكت جن والءنس لا ليعبدون

 

“Dan tidak semata aku ciptakan jin dan manusia keculai untuk beribadah kepada kami”

 

Jadi wajiblah kita beribadah kepada allah swt. Karna sejatinya allah  itu sudah memerintahkan kita untuk beribadah,dalam artian allah itu tidak membutuhkan kita selaku hambanya melainkan syarat untuk menempuh ridho allah swt,ketika kita ingin mendapatkan ridho dan rahmat allah maka wajib bagi kita untuk beribah kepada allah ,bahkan mutlak baginya jika ia rajin ibadah.

 


 Ihsan 

ihsan merupakan seseorang yg menyembah allah  seolah olah muroqobah merasa di lihat oleh allah,maka oleh itu kuatkan iman ihsan aqidah dan islam ,karna sejatinya yg empat ini adalah syarat iman kepada allah swt.jika tidak maka murtad hukumnya jika tidak ada salah satu syarat ini,tanpa di sadari yeah iman aqidah ihsan dan islam ini kurang sempurna seperti saya ,hayu semuanya kita bangun iman aqidah ihsan dan islam kita agar kokoh kembali.

 


Terimah kasih sudah membaca dan mengunjungi blogger ibnu adam al alawi ,semoga bermanfaat