Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Ada 4 Perkara Rasa Aman Yang Diberikan Oleh Allah SWT

 قال النبى صلى اللّه عليه وسلم : الكواكبُ امانُ لاھلِ السماءِ، واھلُ بيتيْ امانُ لامتى فاذَا زال أھلُ بيتِى كانَ القضاءُ علَى أمّتى، وأنَا أمانُ لاصحابِى فإذَا ذھبتُ كانَ القضاءُ علَى أصحابِى، والجبالُ أمانُ لا ھلِ لارضِ فاذَا ذھبتْ كانَ القضاءُ علَى أھلِ لارضِ



 

Ada 4 perkara keamanan dunia yang diberikan oleh Allah SWT diantaranya :

1.    Bintang  bintang adalah keamanan penduduk langit

Bintang  akan aman oleh ahli langit karena ahli langit di tugaskan oleh Allah SWT menjaga bintang. Gambaran dari bintang akan aman oleh ahli langit yaitu ketika kita menggunakan payung maka tidak akan basah. Begitu pula ketika bintang akan aman oleh ahli langit, maka duniapun tidak akan muncul meteor.
Di dalam ahli Ipapun mengatakan jika bintang jatuh itu karena lapisan ozon menipis maka timbulah meteor kecil. Berkat kuasa Allah yang maha kuasa, bintang aman tidak jatuh dan tidak menimbulkan meteor kecil dan besar. Allah memberikan pelindung kepada bintang karna banyak hamba hamba allah yang sedang ibadah, mencari ilmu dan lain lain. Jika sudah tidak ada hamba hambanya bintang akan berjatuhan hingga mengakibatkan  meteor besar karna tidak ada keamanan oleh ahli langit dan perintah Allah. Mungkin sering disebut oleh para ulama yaitu KIAMAT.
 Ahli langit merupakan hamba allah yang berada dilangit, menurut Guru penulis bahwasanya mengatakan penduduk langit lebih banyak daripada penduduk bumi karna penduduk langit penuh dengan rahmat allah dan penuh dengan malaikat hingga tak tertampung di langit dan pindah ke dunia.
Dari sinilah kita harus bersyukur kepada Allah karna sudah memberikan segalanya, dari mata hingga harta tahta dan wanita. Allah akan memudahkan Hambanya jika dia memang sungguh sungguh kepada Allah, Allah tidak membutuhkan Hambanya karna Allah itu mempunyai Sifat Qiyamuhu Binafsihi “Allah tidak berdiri oleh yang lain” Allah mempunyai hak yang tinggi karna Allah Maha pencipta maka Allah berhak mempunyai aturan untuk hambanya. Analoginya (gambaran) ketika kita ada keiningan lalu meminta kepada orang tua dan di kabulkan oleh orang tua maka mau tidak mau harus nurut dengan aturan dari orang tua begitu pula gambaran dengan Allah hanya saja Allah mempunyai Sifat Qiyamuhu Binafsihi.

2.    Ahli baitku adalah keamanan bagi umatku

Umat akan damai makmur dan lain lain jika ahli bait masih ada. Ahli bait yaitu Dzuriah Nabi. Bahkan ketika sekarang dzuriah nabi ada yaitu para habaib umat yang mengikutinya merasa aman banyak perdamaian bahkan rohmatal lil’alamiin. Sebaliknya jika tidak ada Dzuriah Nabi akan terjadi 4 perkara yaitu
1)    Saling membit’ahkan satu sama lain
Bid’ah adalah tidak sesuainya perilaku yang di contohkan oleh baginda Rosulallah SAW. Disinilah kehancuran umat ketika sudah tidak  adanya Dzuriah Nabi di dunia.
2)    Berubah-ubahnya aqidah
Aqidah merupakan satu tihang agama yang terbentuk oleh keyakinan. Ketika sudah tidak ada Dzuriah Nabi maka aqidah lah yang jadi tumbal dalam agama.
3)    Peperangan agama
Peperangan agama akan hancur dunia ketika para Dzuriah Nabi tidak ada.
4)    Banyak orang murtad
Murtad merupakan keluarnya dari ajaran Nabi.

Ke empat ini adalah pengaruh ketika tidak ada Dzuriah Nabi.siapakah Dzuriah nabi yaitu para Habaib keturunan Nabi.

3.    Dan Rosulallah adalah keamanan bagi shabatku

Sahabat baginda Rasulallah SAW,akan merasakan aman dalam artian sejahtera. Ketika dahulu baginda Rosulallah SAW masih ada para sahabat nabi merasakan aman bahkan rohmatal lil’alamiin. Tapi sebaliknya ketika tidak ada  baginda Rosulallah SAW. Maka ada 3 perkara kehancuran para Sahabat ketika baginda Rosulallah SAW tidak ada

1)    Banyaknya perpecahan
Ketika baginda Rosulallah SAW tidak ada banyaknya perpecahan di para sahabat karena ketidak nyamanan umat. Dan ketika baginda Rosulallah SAW tidak ada, banyaknya golongan golongan. Diantara munculnya golongan yaitu ada 2 golongan :
I.    Islam ahlul sunnah waljama’ah
Merupakan islam yang sesuai dengan ajaran baginda Rosulallah SAW
II.    Islam khowarij
Islam khowarij yaitu islam yang keluar dari ajaran baginda Rosulallah SAW, sehingga islam khowarij tergolong lagi seperti ada wahabai syia’ah dan lain lain.
2)    Banyaknya qouluhu / ucapan
Ketika baginda Rosulallah SAW Tidak ada banyaknya ucapan ucapan para sahabat bahwasanya baginda itu sering menggunakan siwak ketika sholat dan sebagainya
3)     Banyaknya ikhtilaf / pendapat
Ketika baginda Rosulallah SAW tidak ada, banyaknya kekurangan atau kelupaan hingga banyaknya pendapat, bahwa sanya melakukan shodaqoh lebih baik dan sebagainya

4.    Gunung-gunung itu adalah keamanan bagi bumi

Bumi akan aman ketika gunung di lestarikan, banyak para peneliti dan mencoba mendatarkan gunung hingga terjadinya ketidak seimbangan laut dan munculnya sunami. Kuasa Allah yang telah terbukti, bahwasanya gunung gunung itu berpengaruh terhadap bumi, jangankan gunung yang di hilangkan, pepohonan yang di hilangkan di gunung akan terjadi longsor. Allah SWT memberikan fasilitas kepada makhluk hidup untuk di manfaatkan bukan di hancurkan. Bahkan ada hadist menga bisatakan

“sebaik baik-baiknya orang yaitu yang bermanfaat bagi sesama”
(HR. Ahmad, ath-Thabrani, Ad-Daraqutni)
 Hadist ini di shohehkan oleh Al-Albani di dalam Shihul jam’i

pen