Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

FILSAFAT ILUMINASI SEASON 4

 FORM AND LIGHT

Pendahuluan :

Filsafat Suhrawardi, yang kita kenal dengan Filsafat Isyraqi atau Filsafat Iluminasi, memiliki 2 bagian pokok :
Pertama, adalah tentang ukuran atau standar berpikir,
Kedua, adalah tentang cahaya ilahi. Yang mana mencakup epistimologi dan ontologinya.
Kedua ini yaitu FORM AND LIGHT yang mana menunjukan bahwasannya Filsafat Isyaraqi atau Filsafat Iluminasi terbentuk dari NUR dalam arti Cahaya.





FROM AND LIGHT

Pembahasan tentang Wujud dan Cahaya, ditulis oleh Suhrawardi dalam 3 kitab.
1. ‘Itiqad Al Hukamaa (Kepercayaan Para FilsufTeosofis”),
2. Hayakil An-Nuur (Kuil-kuil Cahaya),
3. Alwahul Imadhiyyah



 
.

CAHAYA   

Cahaya pada hakikatnya dijadikan simbol sebuah ketunggalan.
Suhrawardi menyebut cahaya sebagai inti dari segala hal
Suhrawardi menyebut tuhan itu sebagai cahaya tunggal dengan referensi alquran surat anNur aya 35.
Suhrawardi pun menerngkan bagaimana caranya agar cahaya itu masuk kedalam diri dengan cara penyucian diri.
Cahaya, adalah aksiden dari jasmani, dan kecahayaan jasmani adalah penampakan cahaya itu. Ketika cahaya yang aksidental itu berdiri diatas yang lainnya dan wujudnya bukan karena dirinya sendiri, maka itu bukanlah tanda yang fenomenal. Jika ia berdiri sendiri berarti ia adalah cahaya bagi dirinya sendiri.

 


“Jikalau kau ingin menjadi seorang Penulis, kamu harus melakukan 2 hal yaitu 1. Banyak membaca 2. Banyak pula menulis"

(Stephen King)