Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Si Wanita Jahannam (Syahdan)


   

 Pada suatu hari penulis dan beberapa teman penulis bercerita tentang kisah kisah kehidupan dan kematian. pada waktu itu ada seorang wanita bernama Syahdan di satu negeri,seorang wanita muda yang cantik itu gemar mengumpulkan harta, tahta, dan jabatan. Tiap pagi hingga sore ia tidak pantang lelah demi dunianya. Dan sore sampai malam ia gemar belanja dan berpoya poya hingga ia terbawa arus  mabok, seksual dan lain-lain.dengan harta dan tahtah yg dimiliki ia merasa hidupnya abadi, tidak ada ujungnya  bagi dia karna dia mempunyai segalanya.

    Suatu malam sepulang ia berpesta poya dengan temannya, ia merasakan pusing, sakit kepala, badan lemas dan lain-lain. Pada waktu malam ia pulang pesta pora, ia pingsan di rumahnya yang amat lega, ia pingsan di dalam rumah, dan untungnya ada pembantu dan supir menggotongnya ke kamar, setelah ia pingsan ia bertemu malaikat Izroil  "Malaikat Kematian"  Wanita itu sepontan pucat, takut, dan menangis. Karna memang dia belum siap mati. Ia masih muda dan cantik, belum sempat menikah dan belum sempat menikmati kekayaannya. Wanita itu bertanya "Apakah kamu akan mencabut nyawaku wahai malaikat Izroil?." (sambil merasakan pucat dan tegang namun hati berharap bahwasanya malaikat tidak melakukannya)

    malaikat itu menggeleng dan berkata "Belum tiba waktu ajalmu, aku datang hanya untuk memperingatimu agar kamu tidak terbawa oleh tahta dan hartamu di dunia hingga kau lupa dengan ibadah kepada Allah SWT" malaikat Izroil tampak biasa

    Sebelum malaikat Izroil pergi, wanita itu berkata lagi dan meminta satu keinginan dan berkata "Wahai malaikat Izroil aku berterima kasih atas peringatannya dan aku sangat berterima kasih jika engkau kabulkan permintaanku"

 Malaikat Izroil berkata "Silahkan"

    wanita itu berkata atas permintaanya "Aku ingin ketika aku di cabut, engkau senantia memberitahuku    terlebih dahulu, agar aku bisa mempersiapkan bekalku di akhirat nanti" malaikat Izroil pun mengabulkannya.

    Singkat cerita, wanita kembali sehat, lantas aktif kembali dengan segalanya sibuk duniawi. Tahun ke tahun hingga tua, wanita itu sama tidak ada perubahan untuk bekal di akhirat bahkan wanita itu mengumpulkan harta dan jabatannya. Dan berfoya foya kembali dari sore hingga malam, bahkan wanita itu mempunyai semboyan bahwasanya "muda foya foya, tua mati surga" itulah semboyan yang ia pakai dalam kehidupan. Apalagi, malaikat telah berjanji bahwasanya memberitahu ketika mendekati ajal atau kematian.pada saat wanita itu dekat dengan kematian, ia bertekad bahwasanya ia akan benar benar tobat dan masuk surga Al-jannahnya Allah SWT.

    Suatu hari, malaikat Izroil mendatangi wanita itu. Si wanita itu bertanya, "Apakah engkau akan memberi tahu bahwasanya ajalku atau kematianku sebentar lagi?." 

    "Aku justru hendak ingin mencabut Nyawa-mu" (Sambil menampakan wajah angker) jawab malaikat Izroil kepada si wanita tersebut 

    Wanita tersebut bertanya "Bukankah kau telah berjanji padaku bahwasanya engkau akan memberi tahu ketika aku akan di cabut ajalku?" (Dengan wajah sedih dan ketakutan)

    Jawab malaikat Izroil "Aku sudah memberikan peringatan kepadamu bahkan banyak peringatan yang diberikan untukmu, akan tetapi kamu hanya meminta satu permintaan dan aku berikan tiga perkabulanmu, akan tetapi kamu mengacuhkan itu"

    Si wanita itu bertanya kembali sambil tegang dan wajah pucat "Apa yang kau beritahuku tentang tanda aku akan di cabut ajalku?."

malaikat Izroil menjawab sambil muka marah dan angker bahwasanya "Aku udah memberitahu kamu tiga tanda yaitu :

  1. Rambutmu yg memutih itu adalah tanda dan beritahuku bahwasanya engkau akan mati, akan tetapi kau mengabaikannya
  2. Kulit yg berkeriput itu adalah tanda pemberitahuan kamu bahwasanya kamu akan mati, dankau abaikan lagi itu
  3. Suara dan gerakmu yang membungkuk itu adalah tanda kamu akan mati ,dan lagi lagi kau mengabaikannya. 

   " Lantas apalagi yang kurang dariku untuk memberitahu kamu?" ujar malaikat Izroil muka yang bendu

 Wanita itu nangis dan menyesal bahwasanya selama dia hidup, dia sia siakan waktunya dalam beribadah kepada Allah 

 

Hikmah 

كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ الْمَوْتِ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلاَّ مَتَاعُ الْغُرُورِ

Referensi: https://almanhaj.or.id/2982-mengingat-maut.html كل نفس

 "Setiap ingsan yang benafas akan mati"

(Al-imbran : 185)

jadi ketika kita hidup, jangan mencoba baranggapan bahwa kita itu bisa karna usaha hingga lupa kepada sang pencipta yaitu Allah SWT. Dan jangan lupa banyak bersyukur kepada Allah karna sejatinya kita itu ada di genggamman tuhan / Allah SWT.