Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

5 Tips Jitu Mengembalikan File Penting yang Terhapus Permanen Di window 10, Wajib Dicoba!!

5 Tips Jitu Mengembalikan File Penting yang Terhapus Permanen Di window 10, Wajib Dicoba!! -  Waktu memakai laptop, tentunya Anda pernah hapus file penting dengan tidak sengaja, misalkan saja data tugas, pekerjaan sekolah atau semacamnya. Lantas bagaimanakah cara mengembalikan file yang terhapus di laptop atau computer itu? Perlu Anda kenali jika file yang terhapus pada laptop tidak lenyap langsung, Anda bisa mengembalikannya seperti awal mula. Meskipun telah dihapus secara permanen dengan paduan Shift + Delete sekalipun, file bisa ditolong. Maka waktu file itu belum overwrite/ditimpa file lain pada hardisk, Anda bisa selamatkan file itu.


Nach Anda dapat ikuti cara mengembalikan file yang terhapus di laptop berikut di bawah ini, silakan ikuti beberapa langkah-langkahnya.


1. Mengembalikan file yang terhapus dari recycle bin

Seperti yang barusan disebut, Anda tak perlu cemas bila file yang terhapus masih ada di Recycle Bin.


Biasanya, Recycle Bin bisa ditemui di desktop computer. Bila Anda tidak dapat menemukan ikon-nya, ikuti langkah-langkah simpel berikut untuk tampilkannya.


Time needed: 10 minutes.


Mengembalikan file yang terhapus


  • Click tombol start dan temui menu settings seperti yang ditampakkan pada gambar di bawah.


  • di dalam menu settings, click Personalization > Themes. Pada halaman seterusnya, cari menu Desktop ikon settings di samping kanan monitor.


  • Selanjutnya, yakinkan checkbox Recycle Bin dicentang sebagaimana pada gambar di bawah ini. Click OK bila . Dengan adanya ini, icon Recycle Bin telah ada di desktop Anda



  • Untuk mengembalikan file-file atau folder yang awalnya terhapus, click kanan pada namanya dan tentukan Restore. Anda bisa juga pilih lebih satu poin memakai kombinasi tombol ctrl di keyboard dan click kiri pada tiap nama file atau folder yang ingin dibalikkan.



  • Nach, perlu Anda pahami jika file yang dihapus dari penyimpanan mungkin terhapus dari Recycle Bin. Untuk menghindar hal itu, click kanan di dalam Recycle Bin dan pilih Properties. Centang checkbox yang dipilih pada gambar berikut supaya computer Anda selalu menunjukkan pertanyaan konfirmasi saat file di Recycle Bin akan dihapus.



2. Mengembalikan File Terhapus Memakai CMD

Cara pertama barusan benar-benar sangat gampang. Tetapi, apa yang perlu dikerjakan saat file dan folder yang ingin Anda kembalikan sudah dihapus dari Recycle Bin?


1. Dalam kasus ini, Anda perlu membuka Command Prompt. Feature ini umumnya tidak tampil di desktop atau di menu start. Untuk memakainya, click tombol search yang dipilih pada gambar berikut dan tulis cmd pada search bar.



2.Lalu, click kanan pada Command Prompt dan tentukan Run as administrator.



3. Saat Anda telah di dalam Command Prompt, tuliskan chkdsk X: /f. Rubahlah X bernama drive di mana file yang dihapus awal mulanya disimpan.


4. Selanjutnya, tulis ATTRIB -H -R -S /S /D X:*.*. Seperti awal mulanya, ganti X dengan nama drive Anda. Proses recovery file dan folder yang terhapus akan berjalan sesudahnya.


Waktu proses berjalan, tidak boleh simpan, hapus, atau mengubah file apapun di dalam computer Anda. Ini dikerjakan untuk menghindari tertibannya file-file tersebut oleh file yang masih tetap ada.


3. Memakai File History (Windows 10)

Cara mengembalikan file yang terhapus disamping memakai Command Prompt yaitu dengan feature File History. Sarana ini cuman ada di mekanisme operasi Windows 10 dan mengambil alih Backup and Restore yang dimiliki Windows 8 dan 7.


Tetapi, Anda harus udah mengerjakan backup supaya cara ini bisa berfungsi . Maka, cara ini bisa Anda kerjakan untuk menahan lenyapnya file-file Anda. Berikut beberapa langkahnya


1. Membuka menu Settings > Up-date dan Security. Seterusnya, click Backup > Add a drive.



2. Sesudah tombol Add a drive di-click, akan ada daftar partisi hard drive atau penyimpanan external yang dapat dipakai untuk simpan backup. Click partisi atau hard drive external yang Anda tentukan.



Harus diingat jika Anda tidak dapat menempatkan backup di dalam partisi yang sama. Apabila computer atau laptop Anda cuman mempunyai satu partisi, pakailah hard drive external.


3. Jika ingin backup dikerjakan secara periodik, click tombol di bawah text Automatically backup my files.



Anda bisa juga atur jeda backup, directory yang ingin di-backup, dan waktu durasi penyimpanannya dengan mengeklik tombol More options warna biru yang ada di bawah tombol barusan.



4. Lantas, bagaimana cara mengembalikan backup yang sudah Anda bikin? Buka menu search dan tuliskan File History. Selanjutnya, click ikonnya.



Untuk mengembalikan file, folder, atau partisi yang diingini, Anda hanya click tombol restore warna hijau yang ada di sisi bawah window.


4. Memakai Recuva



Recuva adalah software file recovery yang dikenal dengan keringanan pemakaiannya. Walau ditawarkan sebagai tool berbayar, Anda dapat mengambil versi gratisnya. Bahkan juga, Anda tak perlu mendapat versi premium supaya dapat mengerjakan recovery tanpa batasan.


Nach, silahkan kaji cara pemakaiannya. Seperti yang bisa dilihat pada tangkap monitor di bawah, Anda tinggal pilih partisi penyimpanan tempat asalnya file yang ingin dikembalikan. Selanjutnya, click tombol Scan untuk menelusuri partisi itu. Tunggu sampai prosesnya usai.


Sesudah usai menelusuri, Recuva akan memperlihatkan semua file yang telah dihapus dari partisi yang dipilih. Centang checkbox yang ada di sisi paling kiri monitor untuk mengidentifikasi file yang ingin dikembalikan, lalu click tombol Recover yang dipilih oleh anak panah pada gambar ini. Dengan begitu, file-file itu bisa Anda dapatkan kembali.



Tetapi, perlu Anda ingat jika tidak seluruhnya file bisa di-recover. Anda perlu mengecek status file yang diingini pada tabel State. Pada contoh di atas, salah satunya file dengan status "Unceroverable" yang memiliki arti tidak bisa dikembalikan. Kemungkinan besar file ini telah tertumpuk oleh file yang lain.


5. Memakai MiniTool Power Data Recovery



Tool gratis lain yang dapat Anda pakai untuk mengembalikan file yang terhapus ialah MiniTool Power Data Recovery. Walau keseluruhan ukuran file yang bisa Anda recover terbatasi 1GB, ada banyak kelebihan yang tidak diketemukan di Recuva.


Pertama, hasil pemindaian MiniTool Power Data Recovery dihidangkan dengan penampilan yang lebih terorganisir. Tidak seperti di Recuva, tool ini sekaligus juga menunjukkan folder yang sudah dihapus. Feature simpel ini akan bermanfaat bila file-file yang ingin dikembalikan berada dalam satu atau beberapa folder.



Disamping itu, Anda bisa juga minta tool ini untuk tampilkan file dengan tipe tertentu. Click menu Filter di bagian atas window, lalu click tombol All Files untuk tentukan tipe filenya.



jika telah mendapati file-file atau folder yang ingin dikembalikan, contreng checkbox-nya dan click tombol Save di sudut kanan bawah.


Akhir Kata

Demikian kajian kami perihal cara mengembalikan file yang terhapus di laptop atau computer. Di artikel ini Anda sudah belajar mengerjakan tiga strategi yang bisa dikerjakan lewat computer Windows, yakni Recycle Bin, Command Prompt, dan File History.